07 Juli 2026
Sumber: Magnific
Dari sekian banyak teknik pengolahan makanan, teknik memasak kering atau dry heat cooking adalah salah satu kelompok teknik yang paling berpengaruh terhadap rasa, tekstur, hingga aromanya. Metode ini juga banyak diterapkan di Indonesia seperti saat membakar ikan atau sate hingga menyangrai rempah atau kacang-kacangan. Namun tahukah Anda bahwa teknik masak ini juga bisa dilakukan di dapur rumah tangga? Kenali beberapa jenisnya serta kuasai caranya untuk hasil masakan lebih maksimal.
Teknik memasak kering bisa dipraktikkan di dapur rumah dengan peralatan yang tepat. Bahkan Anda dapat mengandalkan alat yang sudah ada seperti kompor gas ketika memahami prinsip pemanggangan yang benar. Mari membahasnya lebih detail pada pembahasan kali ini.
Dry heat cooking atau teknik memasak kering adalah metode masak yang menggunakan panas langsung tanpa media penghantar panas dalam bentuk cairan seperti air atau kaldu. Makanan akan memiliki kontak langsung dengan permukaan panas atau radiasi panas. Prinsip utama dari teknik ini adalah memindahkan panas melalui suatu media ke makanan. Media penghantar panas ini umumnya berupa udara panas, logam padat, atau radiasi.
Suhu yang digunakan dalam teknik memasak kering sangat tinggi, yaitu sekitar 150 sampai 250 derajat celcius. Dengan panas tersebut, kelembaban di permukaan makanan akan menguap dengan sangat cepat. Baik itu kandungan air atau lemak alami dari bahan makanan tertentu.
Dari mekanisme tersebut, terciptalah reaksi maillard atau berubahnya warna makanan menjadi kecoklatan karena reaksi zat kimia bernama asam amino dan gula yang dipanaskan. Tidak hanya warna, makanan juga akan memiliki rasa gurih yang khas dan aroma asap atau smoky yang menggugah selera. Bahkan beberapa bahan juga akan mengalami karamelisasi yang sama enaknya.
Metode masak yang satu ini memiliki beberapa keunggulan selain menciptakan rasa unik yang enak pada bahan makanan yang diproses. Pertama, teknik memasak kering mampu menghasilkan aroma makanan yang lebih kuat dan membuat bahan tertentu jadi lebih mudah dinikmati. Misalnya, boga bahari yang amis atau pete dengan aroma menyengat bisa tersamarkan atau bahkan hilang.
Kedua, tekstur permukaan makanan yang lebih renyah dan terbentuk karamel alami membuat pengalaman makan jadi lebih seru dan menarik. Ketiga, teknik ini juga membantu mengeluarkan rasa dan aroma alami dari bahan makanan tertentu. Contohnya ada daging, bawang-bawangan, kacang-kacangan, hingga biji kopi. Keempat, metode ini juga lebih sehat karena tidak menambahkan kalori pada makanan seperti saat digoreng.
Memasak dengan teknik kering ini memang banyak diterapkan pada zaman dahulu karena bisa menghemat minyak goreng atau minyak tanah yang digunakan sebagai bahan bakar kompor. Namun perkembangan zaman membuat teknik ini tidak hanya digunakan pada menu tradisional saja. Sudah banyak menu kekinian yang juga menggunakan teknik memasak kering.

Sumber: KamranAydinov di Magnific
Berikut ini adalah beberapa jenis teknik memasak kering yang sering digunakan di dapur rumah tangga.
Roasting biasa diterapkan saat memanggang ayam, daging, hingga beberapa jenis sayuran seperti terong, kentang, ubi, dan lain sebagainya. Teknik ini memang untuk makanan yang bentuknya utuh atau sudah padat dan medianya berupa jeruji besi atau wajan yang dipanaskan dengan suhu tinggi.
Mirip dengan roasting, teknik baking juga memanggang namun untuk makanan yang berbentuk cairan atau adonan. Dengan media berupa udara yang sangat panas dan waktu tertentu, adonan menjadi padat dan dapat dinikmati. Selain roti dan kue, baking juga biasa digunakan saat memasak lasagna hingga kaserol.
Jenis memasak kering yang satu ini menggunakan media panas langsung seperti arang atau api dari kayu bakar. Grilling tidak hanya mematangkan makanan dengan suhu yang sangat tinggi dan cepat, tapi juga aroma khas pemanggangan atau smoky. Protein hewani hingga sayuran juga bisa diolah dengan teknik ini.
Broiling adalah memanggang dengan udara panas atau radiasi langsung namun hanya dari atas makanan saja. Teknik ini sering digunakan untuk melelehkan atau mematangkan bahan makanan lembut seperti keju atau irisan daging tipis pada susyi.
Anda mungkin tidak memiliki alat khusus seperti kompor khusus pemanggang, oven, atau bahkan wajan tertentu seperti grill pan atau cast iron skillet. Namun dry heat cooking tetap bisa diterapkan di dapur rumah dengan alat sederhana yang biasa digunakan. Di bawah ini adalah beberapa tips dan trik memasak kering yang mudah dipraktikkan sendiri di rumah.
1. Memanggang adonan dengan panci tertutup rapat di atas kompor gas dan hanya menggunakan intensitas api kecil atau api lilin. Berikan tambahan alat sederhana seperti tatakan kompor tahan panas dari lempengan besi/seng tipis yang rata agar apinya suhunya dapat terdistribusi dengan baik.
2. Memanggang ikan atau daging di atas kompor gas bisa menggunakan wajan anti-lengket yang sudah diolesi sedikit minyak atau lemak (margarin/mentega). Gunakan api sedang cenderung kecil dan panggang selama kurang lebih 5-10 menit sambil dioleskan bumbu.
3. Anda juga bisa menggunakan arang yang sudah dipanaskan dengan kompor gas. Letakkan bara api di dalam panci atau wajan bekas, kemudian letakkan panggangan besi portabel di atasnya dan Anda siap memanggang ikan atau sate yang sudah dimarinasi. Bisa juga untuk membakar umbi-umbian dan sayuran favorit Anda.
4. Apabila Anda ingin melakukan broiling, penggunaan torch gas mulai populer menjadi solusi bagi yang tidak memiliki oven.

Mekanisme teknik memasak kering memang memanfaatkan panas dengan suhu yang tinggi. Dengan begitu, udara atau uap panasnya mampu mematangkan makanan dengan sempurna. Itulah kenapa penting sekali memilih kompor gas yang menghasilkan api stabil untuk mendukung teknik masak ini.
Niko Electronic menjadi salah satu penyedia kompor gas kaca yang direkomendasikan. Dengan teknologi terbaru pada sistem pembakarannya, nyala api kompor gas kaca Niko bisa dikontrol secara presisi untuk kebutuhan beberapa jenis teknik memasak kering. Api yang dihasilkan berwarna biru sehingga memiliki suhu paling tinggi dibanding warna api kompor lainnya. Kaca tempernya juga sudah dilengkapi dengan lapisan perlindungan tambahan yang membuatnya semakin tahan terhadap panas tinggi dalam waktu lama. Dapatkan detail fitur kompor gas kaca Niko dalam mendukung berbagai teknik pengolahan makanan dari website resminya di sini.
Jika khawatir dengan asap berlebihan yang bisa memenuhi ruangan dapur, pertimbangkan untuk memasang cooker hood. Niko memiliki cooker hood dengan kipas penghisap yang kuat untuk menyerap asap, uap panas berlebih, hingga partikel bau. Buka katalog online Niko sekarang untuk mengetahui spesifikasi dan varian serinya.