29 September 2025
Sumber: pvproductions dari Freepik
Tabung gas baru saja ganti, selang dan regulatornya juga sudah terpasang dengan benar karena tidak terdeteksi bau gas menyengat dan/atau suara mendesis. Semuanya tampak sudah normal, lalu kenapa kompor gas masih tidak menyala? Jika semua hal tadi bukan akar masalahnya, bisa jadi pemantik kompor gas tidak menyala. Kebanyakan orang mengatasinya dengan menggunakan pemantik api manual atau korek api. Selain merepotkan, cara ini juga menimbulkan risiko bahaya. Maka dari itu, kenali penyebab pemantik kompor gas tidak menyala dan solusinya. Dapatkan juga solusi lain yang ditawarkan oleh Niko.
Sebelumnya, apakah Anda sudah tau cara memastikan pemantik api kompor gas tidak menyala? Jika semua komponen saluran gas dan tabungnya sudah dicek dan tidak ada bau gas sedikitpun, cobalah untuk mengecek pemantiknya. Caranya adalah dengan menyalakan kompor gas atau memutar kenopnya sambil memperhatikan apakah ada suara ‘klik’ yang muncul. Suara tersebut adalah salah satu tanda adanya percikan api.
Bisa juga dengan memutar kenop kompor di tempat gelap lalu lihat warna percikan api yang muncul. Percikan api yang normal berwarna biru-putih, sedangkan warna kuning atau jingga adalah tanda pemantik melemah. Kemudian bila tidak ada warna sama sekali, berarti pemantik kompor sudah mati.
Pemantik kompor gas yang tidak menyala bisa disebabkan karena beberapa hal.
Saluran kompor tersumbat kotoran seperti cipratan masakan, minyak, debu, dan lain sebagainya. Jadi pastikan Anda juga mengecek kondisi pemantik ketika tidak mau menyala.
Masa pakai pemantik yang sudah waktunya diganti. Komponen pemantik api sebenarnya memiliki usia paling cepat 2 tahun dan bisa saja mencapai sekitar 20 tahun. Namun bisa saja masa pakainya lebih pendek jika komponen ini tidak dirawat dengan baik. Apalagi jika intensitas penggunaannya yang tinggi, semakin sering digunakan semakin cepat juga mengalami aus.
Selain penggunaan dan perawatannya, material yang kurang berkualitas juga menyebabkan pemantik cepat melemah atau bahkan mati.
Itulah kenapa penting juga untuk memilih kompor gas yang berkualitas. Jika Anda ingin mengganti komponen pemantiknya saja, pastikan mencari produk yang orisinal.
Dampak langsung yang akan Anda rasakan dari pemantik yang mati tidak hanya soal kesulitan menyalakan kompor. Tapi juga risiko kebocoran gas akibat mencoba memutar kenop berkali-kali. Termasuk risiko kebakaran dan ledakan jika memantik kompor dengan korek api atau pemantik api manual.
Hal terjadi karena pemantik api pada kompor dirancang untuk membakar campuran gas dan udara yang dilepaskan dari lubang tungku pembakaran (burner). Jadi, penggunaan pemantik api manual seperti korek api bisa menyebabkan kebakaran yang tidak terkontrol.
Pemantik kompor yang andal sangat penting dalam menjaga performa kompor gas secara umum. Tanpa komponen ini, proses menyalakan kompor gas menjadi lebih merepotkan dan bahkan berbahaya.
Dengan kata lain, ada baiknya Anda memperhatikan bagaimana kualitas pemantiknya, tidak hanya soal harga kompor gas saja, misalnya. Materialnya harus kuat, tahan panas, dan tahan karat. Umumnya pemantik kompor terbuat dari stainless steel yang tidak hanya punya daya tahan tinggi, tapi juga mudah dibersihkan.
Jika sudah memilih kompor gas berkualitas dengan pemantik yang juga berkualitas, perawatan rutin juga sangat diperlukan untuk memperpanjang usianya. Cara merawat pemantik kompor itu tidak susah. Anda hanya perlu rutin mengecek kondisi dan kebersihan pemantik. Bila terkena cipratan masakan atau kotoran lainnya, bersihkan area pemantik dengan lap bersih yang kering secara hati-hati.
Kebanyakan orang kesulitan membersihkan bagian pemantik kompor karena bentuknya yang cukup rumit. Jika Anda merasa pembersihan di rumah kurang memuaskan, atau ada bagian yang masih sulit dijangkau, sebaiknya panggil ahli kompor gas yang profesional.

Niko Electronic menawarkan solusi dengan hadirnya kompor gas yang menggunakan pemantik otomatis. Kompor gas Niko menggunakan pemantik otomatis dengan material premium sehingga lebih awet, tidak cepat aus, dan tahan lama. Teknologinya dirancang untuk tetap responsif meskipun pemakian kompor sehari-hari intens.
Dengan kombinasi kenop yang ergonomis, pemantik kompor gas Niko bisa dinyalakan dengan sekali putar dan api menyala dengan stabil. Kegiatan memasak jadi lebih efektif dan efisien dengan kompor gas Niko.
Beberapa seri kompor gas Niko juga menyediakan pemantik otomatis berdaya baterai. Pemantik jenis ini menggunakan bahan bakar lithium yang mampu menciptakan arus listrik. Dari arus listrik ini, dihasilkan panas ratusan derajat dalam beberapa detik dan memicu percikan api. Tenang saja, percikan api yang dihasilkan lebih aman karena dalam bentuk plasma panas, bukan api sungguhan. Baterai lithium tersebut juga dapat diisi ulang dengan kabel USB, seperti saat Anda mengisi daya baterai ponsel.
Deretan seri kompor gas Niko yang menggunakan pemantik elektrik adalah seri Kokana Black 2.0 dan 3.0, Reflection Black 2.0 dan 3.0, serta Kitaro Black. Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai model, desain, dan spesifikasinya dengan mengunjungi website resmi Niko di sini.
Beralih ke Niko tidak hanya untuk mengejar estetika dapur saja. Lebih dari itu semua, inovasi teknologi Niko mendukung keamanan, kenyamanan, serta ketenangan Anda dan keluarga. Pemantik berkualitas akan mengantarkan Anda pada produktivitas dapur, begitu juga penghuninya.