23 Oktober 2025
Sumber: timolina di Freepik
Masak sendiri di rumah menjadi pilihan utama bagi banyak kalangan. Mulai dari anak kos atau keluarga muda yang ingin hemat uang makan. Hingga keluarga yang sadar akan kesehatan dan ingin memastikan semua makanan yang dikonsumsi berasal dari bahan yang segar. Bahkan mengolah sendiri makanan sehari-hari juga menjadi cara untuk tetap menjaga gaya hidup bersih dan sehat. Banyak orang beranggapan bahwa kebiasaan ini merepotkan, ribet, dan hasil masakan kurang nikmat. Padahal banyak resep makanan yang mudah dibuat, enak, dan menyehatkan. Simak resep makanan yang mudah dibuat, hemat, sekaligus sehat di bawah ini.
Pandangan bahwa makanan yang gampang dibuat itu cenderung kurang enak nampaknya perlu dihilangkan. Saat ini banyak resep yang memungkinkan Anda untuk mengolah bahan makanan yang sederhana dan mudah ditemukan, menjadi hidangan yang spesial rasanya tanpa penambahan gula dan garam berlebih. Anda juga tidak perlu melalui banyak tahapan dan/atau teknik memasak untuk menghasilkan menu sehat. Mari intip beberapa resep sederhananya.
Banyaknya manfaat yang didapatkan dari kebiasaan masak sendiri di rumah tentu tidak menghilangkan tantangan yang berpotensi muncul. Anak kos, keluarga muda, dan keluarga kecil yang rutin memasak setiap hari pasti menemui beberapa tantangan klasik. Setiap jenisnya menemui masalah yang berbeda.
Anak kos atau yang tinggal sendiri di apartemen umumnya memiliki keterbatasan alat dan waktu untuk mengolah makanan. Bahkan sebagiannya juga terbatas biaya untuk membeli peralatan dapur maupun bahan-bahan pelengkap.
Kemudian untuk keluarga dengan rutinitas harian yang padat terutama pada pagi hari, mungkin akan terkendala dalam menghadirkan sarapan tepat waktu jika resep yang dipilih sulit. Selain itu, menu yang dibuat juga perlu dipikirkan apakah bisa memenuhi kebutuhan gizi harian keluarga atau tidak. Belum lagi dengan tantangan untuk meningkatkan efisiensi belanja mingguan atau bulanan.
Anggapan bahwa masak di rumah setiap hari merepotkan dan membutuhkan biaya yang lebih tinggi kini mulai menurun. Banyak tips dan trik yang muncul untuk memudahkan keseharian Anda dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Tidak hanya mudah dibuat, menu makanan ini juga variatif, enak, dan menyehatkan.
Bahan: 1 sdm minyak, 3 siung bawang putih, 1 ikat bok choy (kurang lebih 7-8 buah), ¼ sdt garam, dan penyedap sesuai selera.
Cara Membuat: Cuci bok choy lalu potong dan buang bagian bawahnya. Cincang bawang putih kemudian tumis dengan minyak. Jika sudah harum, masukkan bok choy dan tumis hingga layu. Tambahkan garam dan penyedap sesuai selera. Tumis bok choy siap dihidangkan.
Bahan: 1 buah tahu putih, 200 gr kailan, 100 gr ubi kuning (potong dadu sedang), 100 gr daging ayam atau sapi (potong sesuai selera), 4 siung bawang putih (cincang), air lemon secukupnya, 1 sdm minyak, 2 sdm kecap asin, 1 sdt minyak wijen, 100 ml air.
Cara Membuat: Kukus tahu dan ubi kuning hingga matang lalu sisihkan. Marinasi daging dengan bawang putih, air lemon, minyak, kecap asin, dan minyak wijen selama 10 menit. Dengan wajan anti-lengket, masukkan daging yang sudah dimarinasi dan masak sebentar hingga berubah warna. Lalu masukkan kailan, tahu, ubi kuning, dan air. Besarkan api dan masak hingga kailan agak layu lalu hidangkan.
Bahan: 500 gr kentang (kupas, rebus, dan haluskan), 1 buah brokoli (potong dan blansir), 1 buah bawang bombai (iris melintang), 1 butir telur (kocok lepas), garam dan lada secukupnya.
Cara Membuat: Campurkan kentang dengan telur, bawang bombai, garam, dan lada. Masukkan dalam wadah kaca atau piring keramik kemudian atur brokoli di atasnya sesuai selera. Panggang dalam api kecil selama 15 menit dan masakan siap dihidangkan.
Bahan: Wortel, jagung, kol, kembang kol, jamur merang, caisim, dan sayuran lain sesuai selera (potong/siangi dan iris), ½ bawang bombai (iris tipis), protein hewani sesuai selera seperti daging ayam, ati ampela, bakso, dan lain-lain (potong kecil), daun bawang (potong), 3 sdm minyak, 3 siung bawang putih (memarkan), 1 sdm kecap asin, garam dan lada secukupnya, 1 sdm maizena yang dilarutkan, dan air secukupnya.
Cara Membuat: Tumis bawang putih dan bawang bombai pada minyak panas hingga harum dan kekuningan. Masukkan protein hewani dan tumis hingga berubah warna. Bumbui dengan kecap asin, lada, dan garam lalu koreksi rasanya. Masukkan sayur-sayuran dan air, lalu masak hingga mendidih dan sayuran matang. Tambahkan larutan maizena dan sajikan jika kuahnya sudah mengental.
Bahan: 50 gr ayam giling, 250 gr bayam hijau (potong), 2 sdm minyak goreng, ½ bawang bombai (iris), 3 siung bawang putih (iris), 1 sdt minyak wijen, 2 sdm wijen sangrai, 50 ml kaldu ayam (air biasa juga bisa), garam, merica, dan kaldu jamur.
Cara Membuat: Tumis bawang bombai dan bawang putih dengan minyak goreng panas hingga harum. Masukkan ayam giling lalu minyak wijen dan masak hingga berubah warna. Beri kaldu ayam dan aduk hingga merata. Lalu masukkan bayam, garam, merica, dan kaldu jamur kemudian koreksi rasa. Jika bayam sudah layu dan kuahnya menyusut, tambahkan wijen sangrai kemudian siap dihidangkan.
Bahan: 1 buah pisang matang atau yang kulitnya sudah terlanjur kuning berbintik hingga cokelat (haluskan dengan garpu), 2 butir telur, ¼ cangkir oatmeal, ½ sdt soda kue, dan topping tambahan sesuai selera.
Cara Membuat: Campurkan pisang dan semua bahan hingga rata. Panaskan wajan anti-lengket kemudian tuang adonan dengan ukuran sesuai selera. Masak hingga kedua sisi kecoklatan menggunakan api kecil. Sajikan bersama topping favorit Anda.

Makanan yang mudah dibuat dan bahannya mudah ditemukan, bukan? Anda bisa mencermati bahwa semua resep di atas menggunakan alat yang tidak banyak. Terdapat beberapa tips sederhana yang akan membuat proses memasak lebih efisien.
Pertama, Anda bisa melakukan meal-prep sederhana hari sebelumnya untuk mengurangi durasi proses memasak. Kedua, gunakan alat masak yang sesuai dengan porsi masakan yang direncanakan agar panas lebih merata. Ketiga, sesuaikan kekuatan api kompor dengan jenis masakan yang akan dibuat agar masakan matang sempurna tanpa menghabiskan banyak bahan bakar. Masakan tumis membutuhkan api yang lebih besar dengan waktu masak lebih sedikit, sedangkan masakan rebus butuh lebih banyak waktu tapi dengan kekuatan api sedang.
Dari deretan resep di atas, Anda mungkin tertarik dengan resep yang mengharuskan pemanggangan dalam prosesnya. Masalahnya, masih banyak yang hanya punya kompor. Memangnya bisa? Kompor gas atau kompor biasa juga bisa membantu memanggang makanan, lho. Apalagi jika Anda menggunakan kompor yang nyala apinya mudah dikendalikan.
Kompor gas kaca Niko hadir sebagai solusi praktis dan ekonomis untuk Anda yang ingin alat masak multifungsi. Dengan teknologi api biru yang panasnya merata dan kenop yang ergonomis membuat proses mengendalikan panas lebih mudah. Selain itu, tungku pembakaran dengan lubang yang presisi juga memungkinkan alat masak di atasnya panas lebih cepat dan merata. Semua inovasi kompor Niko akan meningkatkan efektivitas kegiatan masak sekaligus efisiensi gas LPG.
Desainnya yang compact dan ramping membuat kompor Niko cocok mengisi dapur mungil dan/atau minimalis modern. Material utama kaca temper setebal 7-8 mm juga lebih tahan lama, tahan panas, hingga tahan benturan ringan. Belum lagi dengan fitur keamanan yang dimilikinya berupa saftey pin, pengunci tuas udara, lapisan perlindungan tambahan, pemantik elektrik, hingga kaki anti-selip. Semuanya membuat perangkat Niko yang satu ini lengkap, aman, nyaman digunakan, mendukung gaya hidup hemat, dan memiliki daya tahan tinggi.
Dengan makanan yang mudah dibuat pun, anak kos maupun keluarga muda bisa makan enak, sehat, hemat, dan tetap praktis. Mulai dapur produktif Anda bersama Niko. Kunjungi website resmi Niko untuk mengetahui detail keunggulan, cara kerja fitur, hingga spesifikasi dan serinya