23 Agustus 2026
Sumber: Tamba Budiarsana di Pexels
Sebagian orang mengira penyebab gorengan terlalu berminyak adalah karena jenis minyak yang digunakan. Namun setelah mengganti merek minyak, hasil gorengan tetap lembek, cepat mengempis, hingga mengeluarkan minyak ketika dingin. Alih-alih mengganti minyak, ternyata masih ada yang belum memahami teknik menggoreng yang benar. Suhu minyak tidak stabil selama proses memasak bisa menjadi penyebab makanan menyerap banyak minyak. Dengan teknik yang tepat dan peralatan memasak yang mendukung, gorengan bisa lebih sehat namun tetap enak. Pelajari cara membuat gorengan sehat dengan mengurangi minyak tanpa merusak tekstur dan rasanya pada pembahasan ini.
Gorengan adalah salah satu jenis hidangan yang punya kalori tinggi karena proses penggorengan. Namun Anda bisa membuat gorengan jadi lebih sehat dengan memasaknya sendiri di rumah. Ada beberapa prinsip yang bisa diikuti untuk membuat gorengan sehat. Termasuk di dalamnya adalah teknik menggoreng yang tepat dan penggunaan minyak goreng yang lebih rendah kalori. Dapatkan juga rekomendasi alat masak yang mendukung proses penggorengan.
Kunci dari gorengan sehat adalah dengan mencegah makanan menyerap terlalu banyak minyak. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi makanan cenderung menyerap lebih banyak minyak. Di antaranya adalah suhu minyak yang terlalu rendah dan tekstur adonan yang terlalu basah.
Suhu minyak yang terlalu rendah membuat kandungan uap air dalam makanan tidak keluar dengan cepat. Lapisan luar makanan butuh waktu lama untuk mengeras sehingga pori-porinya terbuka lebih lama, menjadikan minyak meresap semakin dalam. Selain itu, waktu mematangkan makanan juga jadi lebih lama dan hal itu akan semakin menambah jumlah minyak yang terserap.
Kemudian untuk penyebab suhu minyak terlalu rendah bisa karena proses pemanasan oleh kompor yang tidak optimal. Wajan yang terlalu penuh makanan juga bisa membuat suhu minyak menurun dengan cepat meskipun suhu awalnya sudah pas.
Selain jumlah makanan, perhatikan juga konsistensi adonan yang digunakan agar tidak terlalu cair. Dengan kata lain, resep adonan untuk gorengan juga perlu diperhatikan. Beberapa triknya adalah dengan menambahkan sedikit margarin cair atau baking powder ke dalam adonan, tidak membuat adonan terlalu kental, menggunakan air dingin untuk mencampur adonan, serta menggunakan kombinasi tepung terigu, tepung beras, dan maizena ke dalam adonan.
Dengan teknik menggoreng yang tepat, Anda bisa membuat gorengan jadi lebih sehat di rumah. Gorengan sehat yang kalorinya lebih rendah dan tidak mengandung banyak minyak bisa diupayakan dengan langkah-langkah berikut.
Pada tahap ini Anda tidak hanya fokus pada pembuatan adonan saja. Tapi juga penggunaan minyak baru serta pemilihan minyak goreng yang memiliki titik asap tinggi dan kandungan lemak tak jenuh yang tinggi, seperti minyak kelapa dan minyak zaitun. Kemudian buat makanan yang akan digoreng memiliki potongan yang kecil atau sedang agar proses pematangannya tidak terlalu lama.
Masukkan minyak secukupnya dan panaskan minyak sampai suhu 170 – 190 derajat celcius. Suhu tersebut pas untuk mematangkan makanan dengan waktu yang sesuai. Terdapat waktu yang cukup untuk memunculkan proses pencoklatan atau reaksi maillard tapi tidak membuat makanan cepat gosong akibat suhu yang terlalu tinggi. Gunakan api sedang cenderung besar dan pastikan nyala api stabil dari awal proses penggorengan sampai makanan diangkat.
Masukkan makanan dan goreng selama beberapa menit sampai permukaannya lebih kokoh dan kecoklatan. Anda bisa menggunakan teknik shallow frying maupun deep frying tergantung dari jenis gorengan yang akan dibuat. Balik makanan satu kali saja agar tidak membuat makanan menyerap banyak minyak. Selain merusak lapisan luar makanan, membalik makanan lebih dari sekali juga akan membuat pembentukan tekstur renyahnya terhambat dan makanan menyerap minyak lebih banyak.
Setelah makanan matang, tiriskan dengan posisi vertikal pada jaring penyaring. Anda juga bisa menggunakan bantuan tisu dapur yang sudah food-grade. Hindari menumpuk makanan pada wadah datar agar tidak menciptakan kelembapan akibat suhu panas makanan. Kelembapan yang terperangkap bisa memicu gorengan cepat lembek.
Sebagai catatan tambahan untuk membuat gorengan di rumah jadi lebih sehat adalah segera ganti minyak goreng dengan yang baru setelah digunakan 4 kali. Buat gorengan Anda tidak mengandung banyak tepung. Anda bisa menggunakan komposisi bahan pangan yang tinggi nutrisi seperti tahu, tempe, ayam, hingga sayuran. Selain itu, hindari juga penambahan garam berlebih agar tidak memicu masalah kesehatan.

Menerapkan cara atau teknik menggoreng yang lebih sehat akan membuat gorengan jadi lebih rendah kalori. Selain memahami tahapan di atas, penting juga untuk mengupayakan alat masak yang mendukung proses penggorengan. Mulai dari proses pemanasan minyak yang efektif hingga proses mematangkan makanan yang tidak terlalu lama. Menjaga suhu minyak dengan panas kompor yang stabil dan merata akan membuat hasil gorengan optimal dan konsisten.
Niko Electronic hadir dengan kompor gas kaca yang dirancang memiliki kontrol api presisi dan nyala api biru tornado yang stabil. Burner dengan lubang api melingkar akan membuat distribusi panas lebih merata. Selain itu, permukaan kompor dari kaca temper setebal 7 mm tidak hanya tahan panas lebih baik tapi juga sangat mudah dibersihkan. Noda dari cipratan minyak bisa dilap dengan kain lembut dan kompor akan kembali mengkilap.
Maksimalkan kenyamanan Anda di dapur selama proses penggorengan dengan hadirnya cooker hood. Perangkat ini akan menghisap asap, uap panas, partikel minyak, hingga aroma khas gorengan dengan cepat. Cooker hood Niko hadir dengan beberapa fitur unggulannya. Ketahui lebih banyak terkait fitur, seri, hingga spesifikasinya melalui website resmi Niko di sini.