01 Juli 2026
Sumber: Pexels
Pernah membuat ayam goreng di rumah tapi hasilnya lemas, tidak renyah, atau malah terlalu berminyak? Padahal resepnya sudah sama persis dengan yang ada di internet. Masalahnya mungkin bukan pada bumbu, tapi pada teknik menggoreng yang digunakan.
Deep frying adalah salah satu teknik memasak yang paling banyak digunakan di industri kuliner untuk menghasilkan makanan dengan tekstur renyah sempurna. Jika dilakukan dengan benar dan didukung peralatan yang tepat, Anda pun bisa mendapatkan hasil gorengan yang tidak kalah dari restoran favorit — langsung dari dapur rumah.
Secara sederhana, deep frying adalah teknik memasak dengan merendam seluruh permukaan bahan makanan dalam minyak panas pada suhu tertentu hingga matang merata dan berwarna keemasan. Berbeda dengan menggoreng biasa (shallow frying) yang hanya menggunakan sedikit minyak di dasar wajan, deep frying memastikan semua bagian bahan terpapar panas secara bersamaan.
Hasilnya? Lapisan luar yang crispy, bagian dalam yang tetap lembut dan juicy, serta warna keemasan yang menggugah selera. Inilah mengapa teknik ini jadi andalan untuk membuat ayam goreng crispy, kentang goreng, nugget, pisang goreng, hingga seafood tepung.
Ada beberapa teknik menggoreng yang perlu Anda kenali agar bisa memilih yang paling sesuai dengan jenis masakan:
Shallow frying: menggoreng dengan minyak yang hanya setinggi setengah bahan. Cocok untuk ikan, tahu, dan tempe. Hasil kurang merata karena hanya satu sisi yang terendam minyak.
Pan frying: menggunakan sedikit minyak, biasanya untuk daging yang sudah dibumbui. Tekstur lebih kering, tidak secrsipy deep frying.
Stir frying: menumis dengan api besar dan sedikit minyak. Cocok untuk sayuran dan masakan Asia, tidak untuk hasil crispy.
Deep frying: seluruh bahan terendam minyak panas. Hasil paling konsisten, renyah merata, dan cocok untuk berbagai jenis bahan — dari ayam hingga donat.
Tidak semua masakan cocok dengan teknik ini, tapi ada beberapa kondisi di mana deep frying adalah pilihan terbaik yang sulit digantikan:
Ketika Anda ingin tekstur crispy yang konsisten di seluruh permukaan. Teknik ini memastikan tidak ada bagian yang kurang matang atau kurang garing, karena seluruh permukaan bahan terendam panas secara merata.
Ketika memasak dalam jumlah banyak. Untuk usaha kuliner rumahan atau menyiapkan makan keluarga besar, deep frying jauh lebih efisien karena bisa memproses banyak porsi dengan hasil yang konsisten.
Ketika kualitas dan tampilan makanan diprioritaskan. Warna keemasan yang cantik dan tekstur renyah yang terbentuk dari proses deep frying sulit dicapai dengan teknik lain.
Banyak orang sudah menggunakan teknik ini tapi hasilnya masih jauh dari sempurna. Biasanya penyebabnya ada pada salah satu dari kesalahan berikut:
Jika minyak belum cukup panas saat bahan dimasukkan, makanan akan menyerap terlalu banyak minyak dan terasa berat. Suhu ideal untuk deep frying umumnya berada di kisaran 170 hingga 190 derajat Celsius, tergantung jenis bahan yang digoreng.
Ini kesalahan yang paling sering merusak hasil gorengan. Terlalu banyak bahan sekaligus membuat suhu minyak turun drastis, sehingga proses penggorengan tidak optimal. Masukkan bahan secara bertahap agar suhu minyak tetap stabil sepanjang proses.
Api yang naik-turun selama menggoreng adalah musuh utama deep frying. Ketika panas tidak stabil, lapisan crispy tidak terbentuk sempurna dan hasil akhirnya tidak merata. Inilah mengapa kualitas kompor sangat berpengaruh pada keberhasilan teknik ini.

Dari semua faktor yang menentukan keberhasilan deep frying, stabilitas suhu minyak adalah yang paling krusial. Dan stabilitas suhu minyak bergantung langsung pada konsistensi panas yang dihasilkan kompor Anda.
Kompor gas kaca Niko dirancang dengan burner tembaga premium yang menghasilkan api biru besar dan stabil — cocok untuk aktivitas memasak intensitas tinggi seperti deep frying. Panas terdistribusi merata ke seluruh dasar wajan atau panci, sehingga suhu minyak terjaga konsisten dari awal hingga akhir proses menggoreng.
Hasilnya langsung terasa pada kualitas gorengan Anda: lapisan crispy yang merata, warna keemasan yang konsisten, dan tidak ada bagian yang lebih berminyak dari yang lain. Dengan api yang stabil, Anda juga tidak perlu terus-menerus mengawasi dan menyesuaikan pengaturan panas — cukup atur sekali, dan fokus pada proses memasak.
Baca juga: Tips Memilih Kompor Gas yang Aman, Awet, dan Nyaman untuk Memasak Setiap Hari
Ingin gorengan rumahan yang hasilnya selevel restoran? Saatnya upgrade ke kompor kaca Niko. Temukan pilihan kompor yang sesuai dapur Anda di Niko Electronic dan rasakan perbedaannya langsung di gigitan pertama.
Deep frying menghasilkan asap dan uap minyak yang cukup banyak. Tanpa sirkulasi udara yang baik, dapur bisa terasa pengap dan minyak akan mengendap di permukaan kitchen set dan dinding. Cooker Hood Niko Aero hadir sebagai solusi.
Dengan motor yang kuat dan filter aluminium berlapis, cooker hood menyedot asap langsung dari sumbernya sebelum menyebar ke seluruh ruangan. Dua lampu LED-nya juga menerangi area memasak dengan sempurna, membantu Anda memantau warna dan kematangan gorengan dengan lebih jelas.
Sebelum menggoreng, ada banyak bahan yang perlu disiapkan — bawang putih untuk bumbu, jahe, atau sayuran pelengkap. Chopper Katana dari Niko dengan triple blade stainless steel dan motor 350 watt memproses semua bahan ini dalam hitungan detik.
Persiapan bahan yang biasanya memakan waktu 15 menit bisa selesai dalam 3 hingga 5 menit — lebih banyak waktu untuk menikmati hasil masakan bersama keluarga.

Sumber: Magnific
Gunakan minyak yang cukup banyak agar seluruh permukaan bahan terendam sempurna dan panas tersebar merata.
Pastikan suhu minyak sudah optimal (170–190°C) sebelum bahan pertama dimasukkan. Anda bisa mengeceknya dengan mencelupkan ujung bahan ke minyak — jika langsung berbunyi, minyak sudah siap.
Goreng dalam batch kecil agar suhu minyak tidak turun drastis dan hasil setiap batch tetap konsisten.
Tiriskan di atas kertas atau rak kawat segera setelah diangkat dari minyak agar gorengan tidak basah dan tetap renyah lebih lama.
Gunakan kompor dengan api stabil sebagai fondasi dari keseluruhan proses — karena tanpa panas yang konsisten, semua tips di atas tidak akan memberikan hasil yang maksimal.
Deep frying adalah teknik menggoreng yang luar biasa efektif jika dilakukan dengan benar. Bukan soal berapa banyak minyak yang digunakan, tapi soal menjaga suhu minyak tetap stabil sepanjang proses. Dan kestabilan itu dimulai dari kompor yang Anda gunakan.
Dengan kompor gas kaca Niko yang menghasilkan api besar dan merata, cooker hood yang menjaga dapur tetap segar, serta chopper yang mempercepat persiapan bahan — ekosistem dapur Anda sudah siap menghasilkan gorengan terbaik setiap kali memasak.
Siap ciptakan gorengan sempurna di rumah? Jelajahi seluruh lini produk dapur Niko di Niko Electronic atau temukan di Shopee Official Store, Tokopedia, dan TikTok Shop Niko.
Kompor kaca Niko hadir dengan Lifetime Glass Warranty untuk kacanya dan layanan gratis kunjungan teknisi dua tahun sesuai ketentuan. Karena hasil masakan terbaik selalu dimulai dari dapur yang tepat.