05 Juni 2026
Sumber: Pexels
Ubi Cilembu selalu punya aroma manis dan hangat yang bikin suasana rumah terasa lebih nyaman. Banyak orang mengira ubi ini hanya bisa enak jika dipanggang di oven, padahal dengan teknik yang tepat, Anda tetap bisa mendapatkan ubi Cilembu yang lembut, legit, dan matang sempurna hanya dengan peralatan dapur sederhana.
Yuk, ikuti cara memasak ubi Cilembu berikut agar hasilnya tetap manis dan nikmat seperti versi oven.
Tidak semua ubi jalar sama. Ubi Cilembu punya keistimewaan yang tidak dimiliki ubi jenis lain: kandungan gula alaminya yang tinggi. Saat dimasak dengan panas yang cukup dan waktu yang tepat, gula alami ini akan keluar dan membentuk karamelisasi yang menghasilkan rasa manis legit khas ubi Cilembu.
Selain rasanya yang unik, ubi Cilembu juga kaya akan beta-karoten, serat, dan vitamin A yang baik untuk kesehatan. Menjadikannya pilihan camilan sehat yang memuaskan, cocok untuk semua usia dari anak-anak hingga orang tua.
Kunci untuk mendapatkan hasil terbaik hanya satu: panas yang stabil dan merata. Proses yang terburu-buru dengan api terlalu besar justru membuat luar gosong sementara dalamnya masih keras dan kurang manis.
Jawabannya: bisa, dan hasilnya tetap memuaskan. Yang terpenting bukan alatnya, melainkan tekniknya. Ada tiga metode utama yang bisa Anda coba dengan peralatan yang sudah ada di dapur rumah.
Ini adalah metode yang paling mirip dengan hasil oven. Gunakan wajan tebal berbahan besi atau panci tebal dengan tutup yang rapat. Lapisi dasar wajan dengan sedikit garam kasar atau pasir (opsional) sebagai media penghantar panas.
Panaskan wajan di atas api kecil hingga sedang, lalu masukkan ubi yang sudah dicuci bersih tanpa dikupas. Tutup rapat dan biarkan ubi matang perlahan. Balik ubi setiap 10 hingga 15 menit agar semua sisi terkena panas merata.
Total waktu yang dibutuhkan sekitar 45 hingga 60 menit tergantung ukuran ubi. Tanda ubi sudah matang adalah saat aromanya mulai keluar dan terasa lembut saat ditusuk dengan garpu.
Metode kukus menghasilkan ubi yang sangat lembut dengan tekstur yang basah. Cuci ubi tanpa mengupas kulitnya, lalu kukus di atas air mendidih selama 30 hingga 45 menit. Kulit ubi membantu menjaga kelembapan dan rasa manis di dalam selama proses pengukusan.
Metode ini lebih cepat dari dry roast, namun karamelisasi gulanya tidak sekuat metode pertama. Cocok jika Anda menginginkan tekstur yang lebih lembut dan ringan.
Bungkus ubi yang sudah dicuci dengan aluminium foil secara rapat, lalu letakkan di atas tungku kompor dengan api kecil. Teknik ini menjebak panas di dalam foil sehingga ubi matang dari dalam ke luar secara perlahan, mirip dengan prinsip kerja oven.

Sumber: Magnific
Dari ketiga metode di atas, dry roast adalah cara yang paling menghasilkan rasa manis dan karamelisasi terbaik. Berikut panduannya:
Ubi Cilembu segar ukuran sedang (pilih yang tidak terlalu besar agar matang merata)
Wajan tebal atau panci besi dengan tutup
Garam kasar atau pasir bersih sebagai alas (opsional)
Garpu atau tusuk sate untuk mengecek kematangan
Pilih ubi Cilembu yang kulitnya mulus dan ukurannya sedang agar matang lebih merata.
Cuci bersih tanpa dikupas supaya teksturnya tetap lembut dan rasa manisnya lebih keluar saat dimasak.
Panaskan wajan selama 2–3 menit dengan api sedang agar panas merata sejak awal.
Masukkan ubi lalu tutup rapat wajan. Gunakan api kecil hingga sedang supaya ubi matang perlahan dan tidak gosong.
Balik ubi setiap 10–15 menit agar semua sisi matang merata.
Masak sekitar 40–60 menit sampai aroma manis karamel mulai tercium dan ubi terasa empuk saat ditusuk.
Setelah matang, diamkan 5 menit dalam wajan tertutup agar teksturnya makin lembut dan legit.
Gunakan api kecil hingga sedang agar ubi matang perlahan dan gula alaminya keluar sempurna.
Hindari terlalu sering membuka tutup panci karena panas mudah keluar dan proses karamelisasi jadi terganggu.
Pilih ubi yang sudah disimpan beberapa hari setelah panen karena rasanya biasanya lebih manis dan legit.
Setelah matang, diamkan sekitar 5 menit dalam panci tertutup agar teksturnya lebih lembut dan manisnya makin meresap.
Hasil ubi Cilembu yang lembut dan manis sangat bergantung pada konsistensi panas selama proses memasak. Di sinilah kualitas kompor benar-benar terasa perbedaannya.

Kompor gas kaca Niko menghasilkan api biru yang besar dan stabil berkat burner tembaga premium yang dirancang untuk distribusi panas yang merata ke seluruh permukaan wajan. Tidak ada titik panas yang tidak merata, tidak ada sisi yang lebih panas dari sisi lain. Hasilnya, ubi matang konsisten dari segala sisi tanpa perlu terus-menerus mengawasi api.
Kontrol api yang presisi dari knob Niko juga memudahkan Anda menjaga nyala api di posisi kecil hingga sedang yang dibutuhkan selama proses memasak ubi — sesuatu yang tidak bisa diandalkan dari kompor dengan kualitas burner yang tidak konsisten.
Baca juga: Modal Kecil Untung Besar, 6 Ide Jajanan Kekinian yang Bisa Dibuat di Rumah
Ubi Cilembu paling nikmat disantap bersama minuman hangat. Dengan Ketel Listrik Niko Dento DEK 18(A), Anda bisa menyiapkan teh atau kopi lebih cepat berkat kapasitas 1,8 liter, daya hemat 500 watt, dan fitur auto shut-off yang praktis.
Sementara ubi matang perlahan di atas kompor, Anda cukup nyalakan ketel, dan minuman hangat favorit sudah siap menanti bersamaan dengan ubi yang baru diangkat. Momen sederhana yang terasa istimewa.
Saat ubi dipanggang, Cooker Hood Niko Aero membantu menyedot uap dan aroma masakan agar dapur tetap segar, bebas hawa panas, dan tidak pengap.
Kombinasi kompor kaca Niko + ketel listrik Dento + cooker hood Aero adalah ekosistem dapur yang saling melengkapi — membuat setiap aktivitas memasak, sekecil apapun, terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
Wujudkan dapur impian Anda sekarang! Temukan kompor kaca Niko, ketel listrik Dento, dan cooker hood Aero di Niko Electronic atau dapatkan di Shopee Official Store, Tokopedia, dan TikTok Shop Niko. Dilindungi Lifetime Glass Warranty untuk kaca kompor dan layanan gratis kunjungan teknisi dua tahun sesuai ketentuan.
Cara memasak ubi Cilembu tanpa oven ternyata cukup mudah. Dengan api yang stabil dan teknik yang tepat, Anda bisa menghasilkan ubi yang manis, lembut, dan legit langsung dari dapur rumah sendiri.
Saat didukung peralatan yang nyaman digunakan, aktivitas memasak pun terasa lebih menyenangkan. Karena dapur hangat dan penuh cerita selalu dimulai bersama Niko, rajanya kompor kaca Indonesia.