19 Februari 2026
Sumber: pvproductions di Freepik
Banyaknya tips dan trik yang dibagikan, kita bisa memanggang roti, bolu, hingga ayam dengan kompor gas. Sayangnya tidak sedikit orang yang kurang tepat menerapkan teknik memanggang di atas kompor sehingga hidangan gosong pada bagian luar tapi bagian dalamnya masih basah. Sebagian dari mereka bahkan sulit mengontrol panas karena kekuatan api yang tidak stabil. Bahkan pada beberapa kasus, kompor gas justru membuat alat masak di atasnya gosong akibat jelaga namun panasnya tidak kunjung merata. Jika semua resep dan langkah membuat sudah Anda pelajari, kini saatnya Anda menerapkan cara memanggang di kompor gas yang matang merata dan anti-gosong. Simak juga rekomendasinya dari Niko dengan sistem pengapian yang stabil, merata, dan mudah dikontrol.
Secara singkat, sebenarnya cara memanggang di kompor gas itu kuncinya ada pada api kecil yang stabil. Jika Anda ingin memanggang roti dan kue, gunakan alat masak tambahan berupa alas pemanas. Sedangkan untuk memanggang ayam, gunakan wajan anti-lengket atau alat panggangan di atas tungku. Untuk lebih detailnya, ikuti step-by-step memanggang di kompor gas yang hasilnya memuaskan.
Sebelum masuk dalam langkah-langkah memanggang, mari memahami dahulu alasan teknik memanggang di kompor gas dengan oven itu berbeda. Alat masak oven, baik yang elektrik maupun oven gas memiliki mekanisme menyebarkan panas secara merata dalam suhu tertentu. Sedangkan kompor gas adalah sumber panas langsung sehingga tanpa perlakukan khusus panas apinya terlalu besar dan membuat makanan yang dipanggang cepat gosong.
Ketika bicara alasan memanggang di kompor gas agak sulit berhasil adalah karena masih ada beberapa hal yang kurang diperhatikan. Misalnya, kompor gas yang dekat dengan ventilasi terpapar angin sehingga api sering bergoyang atau tidak stabil. Selain itu, wajan atau teflon tipis dan burner yang tidak presisi juga membuat distribusi panas tidak merata dan cenderung mengumpul di tengah saja. Itulah kenapa penting sekali mengendalikan api ketika memanggang di kompor gas agar sukses.
Membuat bahan makanan matang pada bagian luar itu mudah. Namun tantangannya adalah membuat panas yang tingkatannya sesuai, masuk mencapai bagian tengah. Jika api terlalu besar, permukaan makanan akan gosong sedangkan bagian dalamnya masih mentah. Sedangkan api yang terlalu kecil atau tidak stabil akan membuat adonan bagian dalam bantat.
Alat yang Perlu Disiapkan:
Teflon tebal atau oven tangkring
Tutup teflon yang rapat (tutup kaca lebih disarankan untuk mengecek masakan tanpa dibuka)
Alas kompor / tatakan kompor / seng aluminium
Tusuk gigi dan timer
Langkah-langkah Memanggang:
Pasang alas kompor atau tatakan kompor di atas tungku pembakaran kompor gas. Jika belum memilikinya, Anda bisa menggunakan seng aluminium. Alas kompor tersebut akan mendistribusikan panas lebih rata untuk mencegah gosong pada sebagian area.
Lakukan preheat dengan memanaskan teflon atau oven tangkring menggunakan api kecil selama 5-10 menit. Selain kecil, nyala api juga harus stabil dan konsisten untuk menghindari adonan cepat gosong.
Setelah itu, masukkan adonan roti atau kue tanpa harus mematikan api. Kemudian tutup teflon dengan rapat dan jangan sering membukanya agar tidak ada panas yang keluar.
Gunakan teknik rotasi yaitu memutar teflon atau loyang di dalam oven tangkring ¼ putaran setiap 5-7 menit. Teknik ini tetap disarankan meskipun Anda sudah menggunakan alas kompor karena titik panas teflon atau oven tangkring bisa berbeda. Dengan cara ini adonan akan mendapat paparan panas ke seluruh sudut.
Setelah memanggang dengan waktu sesuai resepnya atau ketika timer sudah berbunyi, tes kematangan adonan dengan memasukkan tusuk gigi. Jika tusuk gigi bersih ketika keluar dari roti, artinya adonan sudah matang sempurna.
Alat yang Perlu Disiapkan:
Wajan panggangan / grill pan / wajan anti-lengket / alat panggang khusus
Minyak atau mentega
Ayam yang sudah dibumbui atau diungkep
Langkah-langkah Memanggang:
Panaskan wajan anti-lengket atau grill pan dengan api sedang.
Olesi dengan sedikit minyak atau mentega secara merata.
Letakkan ayam pada wajan dan panggang dengan api sedang cenderung kecil.
Balik ayam sesekali atau setiap 5-10 menit sekali sambil diolesi bumbu. Teknik membalik beberapa kali ini untuk mendapatkan tekstur renyah dan sedikit gosong pada permukaannya.
Jika sudah coklat keemasan, tandanya ayam sudah matang dan siap disantap.

Jika mencermati cara memanggang di kompor gas tersebut, Anda akan melihat bahwa alat masak tambahan seperti tatakan kompor dan grill pan bukan satu-satunya faktor keberhasilan pemanggangan. Justru itu semua tidak bisa memberikan hasil optimal jika kontol panas dan stabilitas api kompor tidak diperhatikan. Kompor kaca Niko adalah perangkat yang akan mendukung proses memanggang roti maupun lauk-pauk.
Api biru yang stabil dan merata ke seluruh sisi akan membuat panasnya konsisten. Karena api biru ini juga, bagian bawah teflon atau tatakan kompor tidak akan hitam akibat jelaga. Kompor kaca Niko cocok untuk berbagai menu seperti bolu, kue kering, roti panggang, pisang bakar, hingga ayam panggang teflon. Selain itu, knop yang responsif dan mudah digunakan dengan 3 level kekuatan api yang presisi membuat Anda lebih mudah mengontrol panas. Api kecil hingga besar bisa didapatkan tanpa takut naik-turun dengan sendirinya.
Kompor kaca Niko juga menggunakan material kaca temper yang mudah dibersihkan. Tumpahan gula, cipratan mentega, bekas saus atau keju meleleh, dan sisa pemanggangan lainnya dapat dibersihkan hanya dengan dilap lembut. Selain mengefektifkan waktu masak, Anda juga akan lebih hemat energi dalam membersihkan area kompor setelah memanggang. Aktivitas masak yang tinggi bukan lagi hal yang menakutkan ketika kompor kaca Niko menjadi partner Anda di dapur.
Dapatkan lebih banyak info mengenai seri, model, dan spesifikasi kompor kaca Niko dari website resminya. Anda bisa mendapatkan perangkat terbaik dengan harga terjangkau bersama Niko Electronic.