11 Agustus 2026
Sumber: Pexels
Bayangkan Anda sedang menggoreng ayam untuk makan malam. Tiba-tiba minyak di wajan mengeluarkan api kecil. Reaksi pertama biasanya panik. Ada yang spontan menyiram air, ada yang mencoba memindahkan wajan, bahkan ada yang meninggalkan dapur untuk mencari bantuan.
Padahal, keputusan yang diambil saat panik justru dapat memperbesar risiko. Dalam banyak kasus, api kecil di dapur masih bisa ditangani dengan langkah yang tepat, asalkan dilakukan sejak awal dan tanpa membahayakan diri sendiri.
Karena itu, setiap orang yang rutin memasak sebaiknya memahami tindakan dasar menghadapi api di dapur, sekaligus mengetahui kapan harus segera meninggalkan area dan meminta bantuan.
Jika muncul api kecil saat memasak, utamakan keselamatan diri. Matikan sumber panas jika aman dilakukan, jauhkan bahan mudah terbakar, dan jangan menyiram api dari minyak goreng dengan air. Bila api membesar atau situasi tidak dapat dikendalikan, segera evakuasi dan hubungi layanan darurat setempat.
Langkah awal:
Tetap tenang dan nilai situasi.
Matikan kompor jika aman dilakukan.
Tutup aliran gas bila memungkinkan dan aman.
Jangan menyiram kebakaran minyak dengan air.
Gunakan alat pemadam yang sesuai jika tersedia dan Anda mengetahui cara menggunakannya.
Segera evakuasi bila api membesar atau tidak terkendali.
Catatan keselamatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pelatihan keselamatan kebakaran. Selalu utamakan keselamatan diri dan keluarga.
Banyak kasus kebakaran di dapur sebenarnya dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Berikut beberapa penyebab yang paling umum:
Meninggalkan masakan tanpa pengawasan. Saat menggoreng atau memasak dengan api besar, api dapat tiba-tiba membesar jika kompor ditinggal terlalu lama.
Memanaskan minyak terlalu lama. Minyak yang terus dipanaskan tanpa segera digunakan bisa mencapai suhu sangat tinggi dan berisiko memicu api.
Meletakkan benda mudah terbakar di dekat kompor. Lap, tisu, kemasan plastik, atau kertas yang berada terlalu dekat dengan api dapat mudah terbakar.
Membiarkan minyak dan kerak menumpuk. Sisa minyak atau lemak di sekitar kompor dapat menjadi pemicu api menyebar lebih cepat jika terjadi percikan atau kebakaran.
Api dari Minyak Goreng: Jenis api ini paling berbahaya jika disiram air karena dapat memicu percikan minyak panas.
Api dari Peralatan Memasak: Kerusakan pada selang atau komponen kompor bisa memicu api yang perlu penanganan berbeda.
Api Akibat Material Mudah Terbakar: Kain, kertas, atau plastik yang terbakar memerlukan penanganan cepat agar tidak menyebar.
Penyebab api memengaruhi cara penanganannya, sehingga keselamatan pribadi selalu menjadi prioritas.
Menyiram Api Minyak dengan Air: Air yang bertemu minyak panas dapat memicu percikan api yang menyebar lebih luas.
Memindahkan Wajan yang Sedang Terbakar: Tindakan ini berisiko menumpahkan minyak panas dan memperluas kebakaran.
Membiarkan Kompor Tetap Menyala: Sumber api yang masih menyala membuat situasi semakin sulit dikendalikan.
Mengambil Barang Berharga Lebih Dulu: Menunda evakuasi demi barang berharga dapat membahayakan keselamatan diri.
Terlalu Lama Mencoba Memadamkan Api yang Sudah Membesar: Jika api tidak kunjung padam, segera evakuasi dan hubungi bantuan.
Selalu Temani Masakan yang Sedang Digoreng: Jangan meninggalkan dapur saat menggoreng, sekalipun hanya sebentar.
Gunakan Peralatan Memasak yang Terawat: Peralatan yang rusak lebih berisiko memicu percikan api.
Bersihkan Area Kompor Secara Berkala: Sisa minyak dan kotoran yang menumpuk menjadi bahan bakar tambahan.
Simpan Bahan Mudah Terbakar Jauh dari Sumber Panas: Kain, kertas, dan kemasan plastik sebaiknya disimpan jauh dari kompor.
Pastikan Sirkulasi Udara Tetap Baik: Ventilasi yang baik membantu mengurangi penumpukan asap dan gas.
Permukaan Memasak yang Mudah Dibersihkan Membantu Perawatan Harian
Permukaan yang praktis dibersihkan membuat sisa minyak tidak mudah menumpuk.
Api Biru Stabil Membantu Proses Memasak Lebih Konsisten
Api yang stabil membuat Anda lebih mudah memantau dan mengendalikan proses memasak.
Teknologi Tornado Flame Mendukung Distribusi Panas yang Optimal
Panas yang merata membantu mengurangi risiko minyak terlalu panas di satu titik.
Konstruksi Tungku Kokoh untuk Penggunaan Sehari-hari
Tungku yang stabil mendukung kenyamanan sekaligus keamanan saat memasak setiap hari.

DAPATKAN Reflection Black 3.0 DI SINI
Kompor Gas Kaca Niko hadir dengan api biru stabil, teknologi Tornado Flame, kaca tempered 7 mm yang kokoh, serta permukaan kaca yang cukup sekali usap untuk membersihkan cipratan ringan.
Desain premiumnya mempercantik dapur, didukung konstruksi tungku stabil serta jaringan service center Niko di berbagai kota. Sebagai rajanya kompor kaca, Niko menghadirkan dapur yang modern sekaligus nyaman digunakan.
Mengapa Regulator Berperan dalam Aliran Gas?
Regulator membantu mengatur tekanan gas yang mengalir dari tabung menuju kompor agar tetap stabil.
Pentingnya Memasang Regulator dengan Benar
Pemasangan yang tepat mengurangi risiko kebocoran gas selama penggunaan sehari-hari.
Pemeriksaan Berkala Sebelum Mulai Memasak
Periksa kondisi regulator dan selang secara berkala untuk memastikan tidak ada kondisi yang tidak normal.

Regulator Niko membantu menjaga distribusi gas lebih stabil, mendukung penggunaan kompor sehari-hari, dan menjadi bagian penting dalam sistem gas rumah tangga. Ikuti petunjuk penggunaan dan lakukan pemeriksaan jika ditemukan kondisi tidak normal.
Tentukan jalur keluar dari area dapur, simpan nomor darurat di tempat yang mudah diakses, pastikan seluruh keluarga mengetahui langkah dasar keselamatan, serta biasakan mematikan kompor setelah selesai memasak. Persiapan sederhana ini membantu Anda bertindak lebih cepat saat darurat.
Menata area minum secara terpisah membuat lalu lintas aktivitas memasak tidak terganggu dan dapur terasa lebih rapi. Dispenser Niko membantu menciptakan area minum terpisah, tersedia pilihan top gallon maupun bottom gallon dengan desain modern yang menyatu dengan interior dapur.
Beberapa model dispenser dilengkapi pilihan air panas, normal, dan dingin, serta fitur child lock untuk keamanan penggunaan air panas.
Checklist | Sudah |
Regulator terpasang dengan benar | ☐ |
Area sekitar kompor bersih | ☐ |
Bahan mudah terbakar dijauhkan | ☐ |
Ventilasi dapur terbuka atau memadai | ☐ |
Peralatan memasak dalam kondisi baik | ☐ |
Kompor siap digunakan | ☐ |
Pemeriksaan singkat ini hanya membutuhkan beberapa menit, tetapi membantu membangun kebiasaan memasak yang lebih aman.
Baca juga: Perlukah Service Kompor Gas Panggilan? Kenali Tanda Kompor Butuh Perbaikan
Keamanan dapur berawal dari kebiasaan sederhana, seperti menjaga area kompor tetap bersih, mengawasi proses memasak, dan memahami langkah dasar saat keadaan darurat. Dengan peralatan yang tepat, aktivitas memasak pun menjadi lebih aman dan nyaman.
Kompor Gas Kaca Niko menghadirkan api biru stabil, teknologi Tornado Flame, konstruksi tungku kokoh, serta permukaan kaca yang mudah dibersihkan. Lengkapi dengan Regulator Niko untuk menjaga aliran gas tetap stabil dan Dispenser Niko agar area minum lebih rapi.
Temukan berbagai solusi dapur modern dari Niko Electronic dan nikmati pengalaman memasak yang lebih aman, praktis, dan nyaman setiap hari.