08 Juli 2026
Sumber: Tiya Nh di Pexels
Pisang goreng menjadi salah satu camilan sederhana tapi hampir semua kalangan menyukainya. Tekstur luar yang renyah lembut di dalam, rasa gurih manis dan legit dari pisang matang, hingga aroma lembut membuatnya cocok menjadi teman ngopi dan bersantai. Gorengan yang bisa dinikmati pagi atau sore ini terkadang menjadi tantangan tersendiri dalam membuatnya di rumah. Terutama untuk menjaga kerenyahannya tahan lama dan tidak cepat melempem. Secara garis besar, cara membuat pisang goreng crispy tergantung pada adonan serta suhu minyak dan performa api kompor selama penggorengan. Mari mempelajarinya lebih detail di sini.
Pisang goreng yang cepat melempem atau lembek umumnya disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, adonan tepung luarnya kurang tepat sehingga hidangan terlalu banyak menyerap minyak. Kedua, suhu minyak selama menggoreng naik-turun sehingga pengembangan tekstur tidak terjadi maksimal. Biasanya hal itu adalah akibat dari nyala api kompor tidak konsisten sehingga memengaruhi proses pemanasan minyak sebagai media penghantar panas. Ketiga, teknik menggoreng yang masih sedikit kurang pas.
Pisang – Pilih pisang yang memiliki tekstur padat, kadar airnya rendah, dan tidak terlalu matang agar tidak lembek dan menyerap banyak minyak saat digoreng. Beberapa jenis pisang yang cocok digoreng adalah pisang kepok, tanduk, nangka, atau pisang uli.
Minyak goreng – Minyak goreng kelapa atau minyak goreng sawit.
- Tepung terigu
- Tepung beras
- Maizena atau tepung tapioka
- Baking powder
- Vanili bubuk
- Margarin cair
- Air dingin
- Madu (opsional)
- Santan kental (opsional)
- Gula pasir dan sedikit garam
Anda bisa menambahkan topping sesuai selera seperti keju, coklat meses, hingga olesan madu. Bisa juga dengan menambahkan wijen sangrai pada adonan pelapisnya jika ingin membuat pisang goreng wijen.
1. Pertama, buat adonan pelapisnya terlebih dahulu dengan mencampurkan bahan kering (tepung terigu, tepung beras, maizena, baking powder, gula pasir, dan vanili). Lalu masukkan margarin yang sudah dilelehkan serta beberapa bahan basah yang diinginkan. Masukkan air dingin sedikit demi sedikit dan aduk hingga merata dan tekstur adonannya sedikit kental. Kupas pisang dan belah menjadi beberapa bagian atau membentuk kipas sesuai selera.
2. Kedua, panaskan minyak goreng sampai sedikit berasap atau suhunya sudah cukup tinggi dengan api sedang. Gunakan minyak goreng yang banyak atau pastikan potongan pisang terendam (deep frying).
3. Ketiga, masukkan pisang yang sudah dilumuri dengan adonan pelapis. Anda juga bisa memasukkan adonan pelapis yang lebih encer untuk menciptakan tekstur luar yang krispi. Goreng sampai matang atau kecoklatan dengan api sedang. Kemudian tiriskan agar tidak menyerap minyak berlebihan.
4. Anda bisa menggorengnya dua kali jika ingin tekstur yang lebih renyah. Goreng setengah matang dengan suhu yang lebih rendah pada tahap menggoreng yang pertama. Lalu setelah ditiriskan, goreng lagi dengan suhu minyak yang lebih tinggi sebentar saja sampai bagian luarnya krispi.
Menggoreng pisang satu kali pun bisa membuatnya renyah di luar dan lembut di dalam. Kunci dari membuat pisang goreng yang krispi dan renyahnya tahan lama selain resep adonan pelapis ada pada pengaturan suhu minyak ketika pisang masuk wajan dan performa nyala api kompor selama proses penggorengan. Mari membahasnya lebih detail satu per satu.
Menerapkan teknik deep frying mampu membuat pisang terendam sepenuhnya dan proses pematangan bisa merata tanpa harus sering dibalik. Kemudian suhu minyak harus sudah benar-benar panas sebelum pisang masuk. Suhu minyak yang pas untuk menggoreng pisang adalah 160-180 derajat celcius. Jika Anda tidak memiliki termometer minyak, Anda bisa mengetesnya dengan meneteskan adonan ke dalam wajan. Minyak siap digunakan jika adonan langsung naik ke permukaan.
Jangan memasukkan pisang terlalu banyak ke dalam wajan sehingga pisang sulit bergerak (mengambang) di dalam wajan. Pisang yang terlalu sesak tidak hanya membuat adonan tidak berkembang sempurna, tapi juga bisa menurunkan suhu minyak goreng. Lakukan penggorengan secara bertahap untuk hasil yang optimal. Kemudian cara berikutnya adalah menggunakan minyak goreng yang cukup sehingga suhu minyak yang panas tidak cepat turun akibat terkena adonan mentah. Bisa juga dengan memilih wajan yang materialnya tebal agar mampu menyimpan panas lebih baik.
Api kompor juga harus ada pada level sedang cenderung tinggi dan stabil untuk mendapatkan suhu yang pas. Ketika satu menit sudah berlalu setelah kloter pisang masuk minyak panas, turunkan intensitas api hingga level sedang agar bagian luarnya tidak gosong sementara bagian dalamnya matang merata. Kemudian setelah kloter pertama ditiriskan, besarkan api sedikit dan tunggu sebentar sampai minyak panas kembali. Baru setelah itu kloter kedua bisa masuk proses penggorengan. Artinya, performa api kompor yang berwarna biru, stabil, dan mudah dikendalikan juga penting untuk pisang goreng crispy tahan lama.

Bicara soal performa kompor, maka kompor gas kaca Niko adalah jawabannya. Dengan teknologi sistem pembakaran yang sempurna, kompor gas kaca Niko dapat menghasilkan api biru tornado yang stabil dan konsisten setiap kali digunakan. Kenop ergonomisnya juga mudah dikontrol untuk memudahkan Anda mengatur suhu minyak goreng maupun teknik masak lainnya. Fitur ini juga akan memudahkan Anda mengatur tingkat kematangan yang paling diinginkan. Selain itu, material utama berupa kaca temper setebal 7-8 mm juga lebih tahan terhadap panas serta tidak menyerap noda membandel seperti cipratan minyak goreng sehingga mudah dibersihkan.
Penggunaan cooker hood juga disarankan untuk membantu menjaga kualitas udara di dapur. Bagaimanapun juga, Anda mungkin perlu menggoreng banyak makanan dan perangkat ini siap menyerap partikel minyak dan lemak agar tidak menempel di dinding atau perabotan masak lain. Cooker hood Niko hadir dengan motor kipas yang kuat dan tidak mudah panas. Dapatkan lebih banyak informasi terkait kompor gas kaca maupun cooker hood dari website Niko di sini.