12 Juli 2026
Sumber: Kenny Fotos CR di Pexels
Performa kompor gas menjadi salah satu kebutuhan harian yang sering tidak disadari. Tiba-tiba kompor jadi susah dinyalakan atau apinya kecil mendadak ketika digunakan. Setelah dicek, kondisi tersebut ternyata bukan karena tabung gas habis atau regulatornya yang bermasalah. Jika begitu, maka Anda harus mengecek tungku pembakaran atau burner. Komponen ini adalah tempat keluarnya api sebagai hasil dari sistem pembakaran. Salah satu penyebab paling umum yang membuat api kecil atau tidak stabil adalah burner yang kotor atau tersumbat. Pahami cara membersihkan kompor gas yang apinya kecil agar kembali normal berikut ini.
Api yang keluar dari kompor gas adalah hasil pembakaran gas dan oksigen yang bercampur. Gas keluar dari lubang tungku pembakaran dan api dari pemantik menyulutnya sehingga terciptalah api kompor. Semua komponen dalam kompor saling berkaitan sehingga apabila salah satunya tidak berfungsi optimal, fungsi utama kompor juga jadi kurang maksimal. Di bawah ini adalah beberapa penyebab umum api kompor kecil atau tidak stabil.
Adanya sumbatan pada burner dan biasanya sumbatan ini berasal dari karat atau kotoran yang menumpuk dan mengeras sehingga menutup sebagian atau seluruh lubang. Kotoran ini bisa beragam dan umumnya kombinasi dari sisa masakan, cipratan minyak, kuah atau bumbu yang mengering, hingga mineral yang menempel.
Aliran gas tidak optimal sehingga pasokan gas tidak cukup, membuat api kecil dan/atau tidak stabil. Kondisi ini kemungkinan besar disebabkan oleh regulator atau selang gas yang bermasalah. Bisa jadi tersumbat, pemasangan tidak pas, atau memang ada kebocoran halus yang tidak disadari.
Kompor gas jarang dirawat berkala sehingga mengalami penurunan performa lebih cepat dari seharusnya.
Itulah kenapa merawat kompor gas itu sangat penting. Selain untuk memperpanjang masa pakai, kebiasaan baik ini juga akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna. Salah satu cara utama merawat kompor adalah dengan rutin membersihkannya.
Sebelum memahami cara membersihkan kompor yang apinya kecil, Anda perlu mengetahui tanda lain dari kompor yang butuh dibersihkan selain dari nyala api. Bisa jadi Anda menemukan kondisi berikut namun nyala apinya tetap normal.
Warna api tidak biru cerah atau tidak merata, melainkan memiliki warna kuning, oranye, hingga kemerahan. Tanda ini jadi indikasi gangguan sistem pembakaran.
Tercium bau asap yang tidak biasanya muncul dari masakan. Hal ini biasanya karena ada kotoran atau residu yang sempat menutup lubang api lalu terbakar api.
Meskipun tidak disadari, waktu memasak jadi lebih lama karena api terlihat besar namun suhu yang didistribusikan tidak optimal. Hal ini juga berkaitan dengan warna api tadi.
Kompor mungkin masih menyala dan pada akhirnya masakan bisa matang. Namun jika kondisi ini dibiarkan, ada masalah atau bahaya yang lebih serius mengancam. Mulai dari komponen kompor yang lain jadi lebih cepat aus karena bekerja sekadarnya, konsumsi gas jadi boros karena waktu masak lama, tidak efisien dan efektif, hingga menurunnya kualitas hasil masakan.
1. Pastikan kompor sudah mati, regulator sudah dicabut, dan semua bagian komponennya sudah dingin. Selain untuk menjaga keamanan Anda agar kulit yang bersentuhan tidak terbakar.
2. Lepaskan burner, terutama bagian burner cap dan burner head, dengan cara mengangkat bagian kuningannya terlebih dahulu baru kemudian pipa panjang di bawah kuningan tersebut. Bagian pipa tersebut biasanya memiliki pengunci khusus di bawah kompor. Anda bisa mengecek buku panduan kompor atau video tutorial jika bingung cara melepaskannya. Jangan ketinggalan juga untuk melepaskan komponen lain yang biasa ikut dibersihkan seperti tatakan kompor (pan support) dan kenop.
3. Apabila pelepasan burner dan bagian-bagian lain sulit akibat kotoran yang terlalu menumpuk, Anda bisa menyemprotkan cairan pelumas dan tunggu beberapa menit sampai kotorannya melunak.
4. Rendam burner dan beberapa komponen tadi ke dalam campuran air hangat dan sedikit sabun cuci piring. Diamkan selama kurang lebih 15 menit atau sampai kerak kotorannya luruh.
5. Bersihkan seluruh bagian yang kotor dengan sikat gigi bekas atau sikat lain yang tidak terlalu keras agar tidak mengikis material. Khusus pada lubang api yang tersumbat kotoran, gunakan jarum untuk mencungkil kotorannya secara perlahan agar tidak membuat lubangnya berubah ukuran.
6. Apabila masih ada kerak yang susah dibersihkan, ulangi perendaman dan coba sikat kembali.
7. Keringkan semua komponen yang basah hingga benar-benar kering atau tidak lembab sama sekali agar tidak mengganggu aliran gas dan merusak komponen lain di sekitarnya akibat karat.
8. Setelah itu, baru pasang kembali semua komponen yang dibersihkan dan lakukan uji coba untuk memastikan nyala apinya sudah normal kembali. Lakukan pembersihan seperti ini setidaknya 2 minggu atau satu bulan sekali tergantung dari intensitas dan frekuensi masak Anda.
Selain bagian pengapian, bagian luar kompor juga harus dijaga kebersihannya agar material utama tidak cepat rusak. Bagian ini tentu lebih ringan dikerjakan, tapi harus rutin setiap hari. Beberapa tips merawat kompor gas agar lebih awet adalah sebagai berikut.
Bersihkan cairan atau sisa masakan yang mengenai area kompor dan sekitarnya sesegera mungkin. Jangan menunggunya kering apalagi sampai menumpuk agar tidak memicu kerak kompor.
Gunakan kain lap yang lembut seperti kain microfiber untuk membersihkan permukaan kompor. Jika ingin menggunakan cairan pembersih, pastikan bahan-bahan di dalamnya tidak bersifat korosif.
Hindari menggunakan cairan pembersih berlebihan agar residunya tidak mengganggu proses pembakaran.

Semua kegiatan perawatan kompor gas akan terasa lebih mudah dan ringan jika perangkat memang dirancang untuk itu. Api kecil dan burner kotor itu adalah hal yang wajar pada kompor gas yang digunakan setiap hari. Selama pengguna memahami cara membersihkan kompor yang apinya kecil atau menangani masalah kompor gas sederhana lainnya, selama itu Anda akan tetap nyaman dan aman.
Niko Electronic sebagai rajanya kompor gas kaca menghadirkan perangkat yang mudah dibersihkan. Pertama, material kaca tempernya memiliki permukaan rata dan tidak menyerap noda membandel. Cukup dengan dilap, kompor dapat kembali kinclong. Kedua, desain burner kompor Niko dibuat mudah dilepaskan dan dibersihkan bahkan oleh pemula. Performanya dalam menghasilkan api biru tornado datang dari desain presisi lubang api.
Selain kompor gas kaca dengan berbagai fitur yang dibawa, Niko juga berkomitmen mendukung Anda menciptakan dapur yang lebih aman dan nyaman dengan hadirnya perangkat lain. Di antaranya adalah regulator gas dengan karet pengaman ganda dan cooker hood dengan kipas penghisap yang kuat. Dapatkan informasi mengenai seri, model, dan spesifikasinya dari website resmi Niko atau dengan membuka katalog online Niko.